Rabu, 17 April 2013

Masih penasaran membaca Rasi Bintang? ini caranya..


Lukisan malam sang pencipta sangatlah indah, dengan hamparan bintang-gemintang di langit malam yang gelap. Bintang adalah benda langit yang memancarkan sinarnya sendiri. Sifat tersebut yang membedakan bintang dengan planet. Sekumpulan bintang yang apabila digabung-gabungkan akan mempunyai bentuk tertentu disebut rasi bintang. Ilmu untuk menyelidiki cakrawala (bintang-bintang dilangit) disebut Astronomi.

Zaman sekarang, pelaut bisa menggunakan kompas, atau malah GPS sebagai penunjuk arah. 

Tapi dulu, di zaman sebelum semua teknologi itu hadir, pelaut ternyata mengandalkan rasi bintang!

Selain sebagai penunjuk arah, rasi bintang juga bisa digunakan untuk menentukan arah mata angin. Bahkan, dari rasi bintang, petani bisa mengetahui waktu yang tepat untuk bercocok tanam. Alam bisa canggih juga, ya?

Tapi, mungkin nggak semua orang mengerti bagaimana cara untuk bisa melihat rasi bintang. Nah, berikut ini adalah cara mudahnya:
1. Cari tempat dengan polusi cahaya minim sekali, seperti di atas bukit, di perkampungan yang agak pedalaman, di tempat camping, pokoknya di tempat selain kota dengan cahaya di sekitarnya tidak terlalu besar.
2. lebih asik lagi kalo punya binocular atau mungkin teleskop (ada yang mau beliin saya..?? hehehe..)
3. Cari musim kemarau, waktunya setelah maghrib, sekitar jam 06.30. bintang udah bisa kita lihat.
4. Gak berapa lama kemudian, udah agak gelap, kita bisa lihat Crux (pari) di hadapan kita.  Di dekat Crux itu ada rasi Centaurus. Crux ini berada tepat pada kaki belakangnya Centaurus. Centaurus ini rasinya agak susah dihubungkan, gede banget. yah, jadi harus sambil bawa peta rasi bintang.
5. Kalo kita mendongakkan kepala kita ke atas, sekitar 80 derajat, kita bisa menemukan bintang (tidak terlalu terang) yang berwarna kemerahan, itu namanya bintang Antares, yang ada di dalam rasi bintang Scorpio. Ya, Antares itu adalah lehernya si scorpio, jadi, cari sendiri yah, hehehe.. Disebelah kanan dikitnya kepala scorpio ada rasi bintang Libra yang berbentuk lebih mirip jajaran genjang (agak sulit dicari, karena bintang2nya kurang terang).
6. Kalo kita melihat ke arah balik kita, kita bisa lihat cygnus (angsa). bentuknya seperti angsa yang sedang terbang, lehernya panjang, sayapnya lebar. Di utara pun, bisa kita lihat Biduk, tapi biasanaya sudah agak tenggelam.
7. Di sebelah barat agak ke utara bisa kita lihat Corona Borealis yang berbentuk seperti mangkok yang menghadap langit utara. Oyah, lupa, Triangulum australe ada di sebelah selatan agak ke timur dekat rasi Crux.
8. Orion, ini harus menunggu hingga menjelang fajar. Bisa gampang dikenali dengan Orion’s belt-nya 3 bintang kembar yang membentuk garis lurus. Terbitnya biasanya dari arah timur.


Kalau sudah tahu caranya, berikut ini adalah bocoran rasi bintang yang menunjukkan arah mata angin:
1.    Rasi bintang ursa minor (Biduk, Beruang Besar atau Gayung Besar), menunjukkan arah Utara.
2.    Rasi bintang crux (layang-layang), menunjukkan arah Selatan.
3.    Rasi bintang Orion, atau pemburu, menunjukkan arah Barat.
4.    Rasi bintang Scorpio, menunjukkan arah Timur. Cuma, rasi bintang ini cukup banyak konstelasinya, jadi mesti teliti saat mencarinya.


Kalau mau, ada software untuk belajar mencari rasi bintang yang user friendly, namanya Stellarium. Download aja, dan temukan asiknya mencari rasi Bintang.

selatan

barat

utara timur






2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. yang di arah utara gak ada ya gambarnya :v
    kunjungi balik ya http://viewatammarblog.blogspot.com/

    BalasHapus