Jumat, 22 Maret 2013

Asal mula nama-nama bulan kalender masehi


Kalender masehi merupakan salah satu sistem penanggalan yang dibuat berdasarkan pada peredaran bumi mengelilingi matahari (syamsiah solar system) yang penaggalannya dimulai semenjak kelahiran Nabi Isa Almasih as. Oleh karena itu penanggalan ini disebut penanggalan Masehi atau Masihi. Nama lain dari kalender ini adalah kalender Milladiah (kelahiran).
Kata Masehi (disingkat M) dan Sebelum Masehi (disingkat SM). Dalam bahasa Inggris penanggalan ini disebut "Anno Domini" / AD (dari bahasa Latin yang berarti "Tahun Tuhan kita") atau Common Era / CE (Era Umum) untuk era Masehi, dan "Before Christ" / BC (sebelum [kelahiran] Kristus) atau Before Common Era / BCE (Sebelum Era Umum/sebelum masehi). Sistem ini mulai dirancang tahun 525, namun tidak begitu luas digunakan hingga abad ke-11 hingga ke-14. Pada tahun 1422, Portugis menjadi negara Eropa terakhir yang menerapkan sistem penanggalan ini. Setelah itu, seluruh negara di dunia mengakui dan menggunakan konvensi ini untuk mempermudah komunikasi.
Sistem kelander masehi sangat berhubungan dengan sejarah romawi, terutama dalam hal penamaan bulan-bulannya. Menurut sumber yang didapat dalam legenda kerajaan romawi, kerajaan ini didirikan oleh raja Romulus pada tanggal 21 April 753 BCE (BCE = Before Common Era = sebelum Masehi). Kalender romawi pada saat itu adalah kalender 10 bulan yang dimulai pada bulan Maret dan berakhir pada bulan Desember.
Adapun asal –usul ke-12 bulan Masehi ini adalah sebagai berikut :
Penanggalan yang awalnya terdiri atas 10 bulan berkembang menjadi 12 bulan. Berarti ada tambahan 2 bulan, yaitu Januarius dan Februarius. Januarius adalah nama dewa Janus. Dewa ini berwajah dua, menghadap ke muka dan ke belakang, hingga dapat memandang masa lalu dan masa depan. Karenanya Januarius ditetapkan sebagai bulan pertama. Maka bulan-bulan yang terdahulu letaknya di dalam penanggalan baru menjadi tergeser dua bulan, dan susunannya menjadi : Januarius, Februarius, Martius, Aprilis, Maius, Junius, Quintrilis, Sextilis, September, October, November dan December.
• Januari, berasal dari nama Januarius, berasal dari kata Janus (malaikat bermuka 2 penjaga gerbang Roma).

• Februari, dahulu namanya adalah Februarius. Februarius diambil dari upacara Februa, yaitu upacara semacam bersih kampung atau ruwatan untuk menyambut kedatangan musim semi. Dengan ini Februarius menjadi bulan yang kedua, sebelum musim semi datang pada bulan Maret.
• Maret, dahulu namanya adalah Martius; berasal dari kata Mars (dewa perang)
• April, dahulu namanya adalah Aprilis. Nama bulan Aprilis diambil dari kata Aperiri, sebutan untuk cuaca yang nyaman di dalam musim semi. Berdasarkan nama-nama tersebut di atas, tampak¸bahwa di zaman dahulu permualaan penanggalan Masehi jatuh pada bulan Maret
• Mei, dahulu namanya adalah Maiusl berasal dari kata Maia (saudara tertua Atlas, kebudayaan Yunani)
• Juni, dahulu namanya adalah Junius, berasal dari kata Juno, istri Jupite.
• Juli, dahulu namanya adalah Quintilis. Di bulan ini Julius Caesar lahir, sebab itu dinamakan sebagai bulan Juli. Sebelumnya bulan Juli disebut sebagai Quintilis, yang berarti bulan kelima dalam bahasa Latin. Hal ini dikarenakan kalender Romawi pada awalnya menempatkan Maret sebagai bulan pertama. 
• Agustus, bulan kedelapan dalam kalender Masehi. Seperti juga nama bulan Juli yang berasal dari nama Julius Caesar, maka bulan Agustus berasal dari nama kaisar Romawi, yaitu Agustus. Pada awalnya, ketika Maret masih menjadi bulan pertama, Maret menjadi bulan keenam dengan sebutan Sextilis.
• September, merupakan bulan kesembilan dari tahun Masehi. Nama bulan ini berasal dari bahasa Latin Septem, yang berarti tujuh. September merupakan bulan ketujuh dalam kalender Romawi sampai dengan tahun 153 SM.
• Oktober, merupakan bulan kesepuluh dari tahun Masehi. Nama bulan ini berasal dari bahasa Latin Octo, yang berarti delapan. Oktober merupakan bulan kedelapan dalam kalender Romawi sampai dengan tahun 153 SM.
• Nopember, merupakan bulan kesebelas dari tahun Masehi. Nama bulan ini berasal dari bahasa Latin Novem, yang berarti sembilan. November merupakan bulan kesembilan dalam kalender Romawi sampai dengan tahun 153 SM.
• Desember, nama bulan ini berasal dari bahasa Latin Decem, yang berarti sepuluh. Desember merupakan bulan kesepuluh dalam kalender Romawi sampai dengan tahun 153 SM. Dibulan inilah diyakini lahirnya Dewa Matahari (25 Dec) yang kemudian diadopsi oleh Kristen menjadi perayaan gereja, yakni Natal Yesus Kristus
Nama-nama Quintrilis (Juli), Sextrilis (Agustus), September, October, November & December adalah nama yang diberikan berdasarkan angka urutan susunan bulan. Quntrilis berarti bulan kelima, Sextilis bulan keenam, September bulan ketujuh, October bulan kedelapan dan December bulan kesepuluh.



(dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar