Selasa, 02 April 2013

Bangsa Paling bermasalah !




Dengan rekayasa Inggris sang penjajah wilayah Palestina, pasukan Israel telah menduduki Palestina pada tahun 1918, penduduk Palestina yang merupakan mayoritas orang Arab waktu itu mencapai 91,73% sedangkan Yahudi 8,27% dari total penduduk 665 ribu jiwa. (Muhammad Izet Daruza, Filistin wa Jihad al Filistiniyin). Lalu gerakan Zionis pun semakin menjadi-jadi dengan terjadinya migrasi besar-besaran Yahudi ke Palestina di bawah perlindungan Inggris. Tercatat sejak tahun 1919-1948 jumlah orang Yahudi yang bermigrasi ke Palestina sebanyak 483 ribu orang. (Muhammad Mi’ari, Dalil Israil al ‘Am). Yang lebih dzolim lagi ketika PBB di bulan November 1947 mengeluarkan maklumat resmi untuk membagi wilayah Palestina.

Perang Arab-Israel di tahun 1948 itu benar-benar menjadi bencana buruk bagi bangsa Palestina. Sebanyak 1,6 juta rakyat Palestina terusir dari tanah yang telah mereka diami beratus-ratus tahun lamanya. Inilah pembersihan etnis paling biadab yang di lakukan di depan negara-negara berdaulat di dunia. Bahkan negera sang super power Amerika berikut sekutu-sekutunya seolah diam dan mengaminkan tanpa tindakan apa pun. Lebih dari itu, sekian banyak resolusi PBB untuk Israel di mentahkan oleh Amerika. Ini bisa di lihat dari tahun 1972 sampai 2006 saja ada 66 resolusi PBB yang di Veto oleh Amerika.

Hari ini, dengan wilayah palestina yang hanya tinggal Tepi Barat dan Jalur Gaza pun, Israel masih terus berupaya untuk menguasainya. Ibarat sebuah rumah, ketika ada orang yang masuk ke rumah tersebut dengan paksa, dan semua orang yang menempati rumah itu tidak berdaya hanya boleh berkutat satu ruang dapur saja. Sementara para tetangga yang ada hanya mampu melihat dan sekedar bicara tanpa tindakan apa pun. Padahal mereka semua tahu siapa pemilik asli rumah tersebut. Itulah gambaran palestina hari ini.
Bukan hanya Muslim Palestina yang Bermasalah dengan Yahudi

Antara tahun 250 – 1948, lebih kurang selama 1700 tahun, Yahudi sudah mengalami lebih dari 80 kali pengusiran di berbagai negara di Eropa. Rata-rata pengusiran terjadi di setiap 20 tahun. Yahudi pernah di usir dari Inggris, Prancis, Austria, Jerman, Lithuania, Spanyol, Portugal, Bohemia, Moravia dan 70 negara lainnya. Jadi kalau anda tinggal di suatu kampung kemudian anda terusir dari kampung itu, bisa jadi ada dua kemungkinan anda yang bermasalah dan tidak bisa di terima atau memang para penduduk kampung yang bermasalah. Tapi ketika anda sudah tinggal di 80 kampung yang berbeda, dan anda tetap di usir. Berarti memang andalah yang bermasalah. Mungkin pendekatan dengan perumpamaan ini akan sangat tepat kita sematkan kepada orang-orang Yahudi.

Beberapa ahli sejarah membuat beberapa klasifikasi penyebab mengapa orang-orang membenci Yahudi :

    Ekonomi
    Membenci Yahudi karena terlalu kaya dan selalu ingin berkuasa
    Manusia
    Pilihan Membenci Yahudi karena mereka merasa diri mereka adalah manusia pilihan Tuhan.
    Kambing Hitam
    Kelompok eksklusif yang gampang di jadikan kambing hitam pada saat ada masalah.
    Keyakinan
    Membenci Yahudi karena mereka membunuh Yesus
    Orang Asing 
    Membenci Yahudi karena mereka berbeda




Sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar